selamat membaca kisah perasaan

Minggu, 22 Juli 2012

untuk seseorang yang mungkin tidak pernah membaca tulisan ini

Untuk kamu ya kamu pria yang pernah kucintai sebelum aku bertemu dengannya. Jujur aku merindukanmu, merindukan sosok dewasa dulu pernah menopang dan menegakkan langkahku. Aku merindukan suaramu yang menelusup lembut dalam telingaku. Aku merindukan sosok sederhanamu,sekarang aku tahu bagaimana hari-hariku tanpamu, sekarang aku tahu bagaimana rasanya tidak ada sapaan pagimu di handphoneku. Aku benar-benar takut kehilangan sosok diriku seiring kehilanganmu.

Ingin rasanya kembali ke masa lalu, saat masih ada senyum mu yang menemaniku sampai aku tertidur pulas. Saat kamu masih menganggapku lebih dari teman, saat kata rindumu masih ku dengar dari bibir tipismu. Kehadiranmu bagai aktor drama yang kutunggu-tunggu kemunculannya.Aku masih saja memperhatikan nomor handphonemu,menimbang-nimbang apakah aku harus mengirim sms duluan atau aku saja yang menunggumu? Ah .... tapi kamu terlalu sibuk,hanya untuk sekedar sms menanyakan kabarku.

Setelah kuputar ulang lagi rekaman otakku yang berisi tentangmu,aku mencoba untuk kembali mengingat perlakuan lembutmu dan perlakuan kasarnya . Aku mencoba mengingat kesabaranmu menghadapiku, aku mencoba menerka-nerka ucapanmu yang meredamkan amarahku, aku mencoba mengintip lagi usaha-usahamu yang mencoba membuat hubungan kita agar tidak berada di tempat. Bayanganmu berputar-putar di otakku, suaramu menusuk-nusuk telingaku.Aku benar-benar kecanduan masa lalu. Aku semakin sadar bahwa tidak seorangpun yang membuatku merasa berarti dan luar biasa selain kamu.Aku semakin yakin bahwa kamu adalah seseorang yang berusaha memperbaiki kesalahanku agar aku menjadi seseorang yang baru. kamu menerimaku lalu menjaga perasaanku,dia menerimaku lalu mencabik-cabik perasaanku.

kali ini aku tak merasa kantuk sama sekali,rasa kantuk itu benar-benar tidak berarti sampai aku menuliskan ini, sampai aku bisa menikmati hadirmu lewat tulisanku. Aku menyesal kenapa semua hal-hal indah seringkali tak bisa terulang? Aku frustasi, aku kebingungan,aku membutuhkan hadirmu,aku butuh kata rindumu. Dimana kamu? Kau tahu? semenjak kemarin aku mencarimu. Hubunganku dengannya di ujuk tanduk saat ini. Selamatkan aku ! bukan hubunganku.

untuk seseorang yang mungkin tidak pernah membaca tulisan ini
aku sangat merindukanmu
24july

Tidak ada komentar:

Posting Komentar