selamat membaca kisah perasaan

Senin, 23 Juli 2012

logika penantianku

Sudah beberapa hari tak ada kabarmu. Sudah beberapa hari ini tak ada pesan singkatmu yang menyentuh inbox handphone ataupun penerimaan permintaan bbm. Kemana perginya kamu otongku? Apakah ini caramu untuk melupakanku? Apakah ini caramu menyiksaku secara perlahan? tahukan kamu aku masih saja mengkhawatirkanmu walaupun aku tau kau tak akan mungkin mengkhawatirkanku. Ingatkah kamu tanggal 24 besok adalah hari dimana kita tepat 24 bulan? Ah sudahlah.. mungkin kau melupakannya.

Stiap kebiasaanmu masih lekat di pikiranku dan justru kuingat sangat detail . Entah sudah hari keberapa aku kehilangan dirimu,entah sudah berapa ratus jam aku membutuhkan sosokmu. Entah sudah beberapa peristiwa yang terlewatkan tanpa sosokmu. Diam-diam aku merasa kehilangan tong, samar-samar aku merasa takdir dengan santainya merenggut kamu. Aku benci kehilangan kamu.

Pernahkah terbesit dalam benakmu tentang isi hatiku yang tak ingin kau ketahui itu? Salahkah aku diam-diam merindukanmu? Sekejam inikah cinta? Sekejam inikah kata PENYESALAN? sejahat inikah pria yang dulu kusebut sebagai penyebab tawaku?Apakah dunia penuh dengan tanya telah merubah sosokmu?
Adkah air matamu yang mengalir untukku lagi seperti dulu? Tidak .., sekarang air mataku yang terus mengalir. Seprti aku bercerita tentang kehilangan sosok ayahku,aku dihantui rasa kehilangan. Sekarang rasa itu menghantui ku lagi setiap pagi sampai lelap malamku. Apakah kau merasakan hal yang sama denganku? Atau kah perasaan itu di biarkan mati? Agar waktu menghapusnya secara perlahan,agar kenangan menyimpannya dalam dekapan.

Saat tanya menggantikan tidurku,saat bulan menarik kelembutannya saat itu juga detak rindu bergetar menanti malam usai. Entah apa yang kau lakukan disana, antah apa yang kau pikirkan saat berada disana. Yang ku tahu aku merindukan tawaku, aky merindukan kelucuanmu,aku merindukan ceritamu, aku merindukanmu memanggilku "ONGOL,TEMBEM,ITING"

apakah kau akan kembali? dan membuat masa depanku denganku untuk melahirkan anak yang kembar seperti kemauanmu dulu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar