Sudah beberapa hari tak ada kabarmu. Sudah beberapa hari ini tak ada pesan singkatmu yang menyentuh inbox handphone ataupun penerimaan permintaan bbm. Kemana perginya kamu otongku? Apakah ini caramu untuk melupakanku? Apakah ini caramu menyiksaku secara perlahan? tahukan kamu aku masih saja mengkhawatirkanmu walaupun aku tau kau tak akan mungkin mengkhawatirkanku. Ingatkah kamu tanggal 24 besok adalah hari dimana kita tepat 24 bulan? Ah sudahlah.. mungkin kau melupakannya.
Stiap kebiasaanmu masih lekat di pikiranku dan justru kuingat sangat detail . Entah sudah hari keberapa aku kehilangan dirimu,entah sudah berapa ratus jam aku membutuhkan sosokmu. Entah sudah beberapa peristiwa yang terlewatkan tanpa sosokmu. Diam-diam aku merasa kehilangan tong, samar-samar aku merasa takdir dengan santainya merenggut kamu. Aku benci kehilangan kamu.
Pernahkah terbesit dalam benakmu tentang isi hatiku yang tak ingin kau ketahui itu? Salahkah aku diam-diam merindukanmu? Sekejam inikah cinta? Sekejam inikah kata PENYESALAN? sejahat inikah pria yang dulu kusebut sebagai penyebab tawaku?Apakah dunia penuh dengan tanya telah merubah sosokmu?
Adkah air matamu yang mengalir untukku lagi seperti dulu? Tidak .., sekarang air mataku yang terus mengalir. Seprti aku bercerita tentang kehilangan sosok ayahku,aku dihantui rasa kehilangan. Sekarang rasa itu menghantui ku lagi setiap pagi sampai lelap malamku. Apakah kau merasakan hal yang sama denganku? Atau kah perasaan itu di biarkan mati? Agar waktu menghapusnya secara perlahan,agar kenangan menyimpannya dalam dekapan.
Saat tanya menggantikan tidurku,saat bulan menarik kelembutannya saat itu juga detak rindu bergetar menanti malam usai. Entah apa yang kau lakukan disana, antah apa yang kau pikirkan saat berada disana. Yang ku tahu aku merindukan tawaku, aky merindukan kelucuanmu,aku merindukan ceritamu, aku merindukanmu memanggilku "ONGOL,TEMBEM,ITING"
apakah kau akan kembali? dan membuat masa depanku denganku untuk melahirkan anak yang kembar seperti kemauanmu dulu?
selamat membaca kisah perasaan
Senin, 23 Juli 2012
Minggu, 22 Juli 2012
:(
kisah tentang sebuah perasaan, yang
kadang tiba-tiba datang ke hati yang lemah, dan menghancurkan jiwa secara
perlahan .
sebuah perasaan ketika pikiran
kosong dan satu-satunya hal yang menghampiri di pikiranku adalah kau, ya kau,
“evil sweet man” yang pernah mengisi hati ini, dulu…..
perasaan
yang kemudian meruntuhkan pertahanan, pertahanan yang susah payah ku bangun
selama satu tahun belakangan ini .
terasa seperti tubuh ini mulai membeku, telanjang, dan tak berdaya . tak tertahankan, hingga mulutpun dipaksa untu berteriak “saya menyerah”
menyerah dari kepalsuan ini, dan mengakui “ya saya merindukanmu dan saya masih mencintaimu”
perasaan yang membuatku terbang ke fantasi tentang kita, kita yang dulu indah, kita yang dulu tak terkalahkan oleh keegoisan, kita yang dulu kuat bertahann bahkan badai masalahpun tak mampu memisahkan . kemudian membuat memori yang usang itu menjadi sebuah kenyataan, kenyataan dalam fantasi saja .
tapi aku kemudian menikmati perasaan itu, walaupun harus menikmatinya dengan air mata dan nafas yang sesak, aku tidak peduli ! itu satu-satunya cara untuk membawamu kembali menjadi milikku .
perasaan yang kemudian diakhiri dengan keputusan bodoh untuk mengirimkan sebuah pesan singkat, sudah kau hafal mungkin isinya
“otong sy sayangki,jangan pergi,sorry, i just miss you”
terasa seperti tubuh ini mulai membeku, telanjang, dan tak berdaya . tak tertahankan, hingga mulutpun dipaksa untu berteriak “saya menyerah”
menyerah dari kepalsuan ini, dan mengakui “ya saya merindukanmu dan saya masih mencintaimu”
perasaan yang membuatku terbang ke fantasi tentang kita, kita yang dulu indah, kita yang dulu tak terkalahkan oleh keegoisan, kita yang dulu kuat bertahann bahkan badai masalahpun tak mampu memisahkan . kemudian membuat memori yang usang itu menjadi sebuah kenyataan, kenyataan dalam fantasi saja .
tapi aku kemudian menikmati perasaan itu, walaupun harus menikmatinya dengan air mata dan nafas yang sesak, aku tidak peduli ! itu satu-satunya cara untuk membawamu kembali menjadi milikku .
perasaan yang kemudian diakhiri dengan keputusan bodoh untuk mengirimkan sebuah pesan singkat, sudah kau hafal mungkin isinya
“otong sy sayangki,jangan pergi,sorry, i just miss you”
Tiap hari
Aku tak pernah berbohong keika
mengatakan rindu
padamu, aku tak pernah memakai topeng ketika aku mengatakan cinta
padamu. Aku
mencintaimu tulus dan sesederhana itu. Kau selalu menjadi penyebab
selimutku
basah dengan air mata. Ajari aku untuk melupakan atau sekedar
melupakanmu dari
ingatakanku sehari saja. :(Saya berharap setiap hari memiliki
kekuatan untuk menyadari mungkin sekarang kau sudah membenciku sangat,
bahkan
kau mengatakan ‘menyesal mengenal diriku” kata-kata itu eketika
meremukkan
hatiku berkeping-keping, yah Tuhan apa yang telah ku perbuat terhadap
lelaki
yang begitu aku cintai? Aku disini terdampar dengan bayang-banyangmu, oh
tuhan
aku benar-benar seperti telah menjadi seseorang berbeda aku tak
mengenali
diriku,dia terlalu mendominasi dalam hidupku. Terkadang aku berpikir
apakah
kaui pernah memikirkanku? Tapi bodohnya aku selalu menjawab pertanyaan
yang aku
tanyakan sendiri “ mana mungkin dia memikirkan saya kalau mengenal saya
saja
dia sudah menyesal”
Setiap hari kamu tahu saya selalu
berharap ada
keajaiban kau mengirim sms dan berkata “ aku sudah pergi terlalu
lama,aku ingin
kembali”
untuk seseorang yang mungkin tidak pernah membaca tulisan ini
Untuk kamu ya kamu pria yang pernah kucintai sebelum aku bertemu
dengannya. Jujur aku merindukanmu, merindukan sosok dewasa dulu pernah
menopang dan menegakkan langkahku. Aku merindukan suaramu yang menelusup
lembut dalam telingaku. Aku merindukan sosok sederhanamu,sekarang aku
tahu bagaimana hari-hariku tanpamu, sekarang aku tahu bagaimana rasanya
tidak ada sapaan pagimu di handphoneku. Aku benar-benar takut kehilangan
sosok diriku seiring kehilanganmu.
Ingin rasanya kembali ke masa lalu, saat masih ada senyum mu yang menemaniku sampai aku tertidur pulas. Saat kamu masih menganggapku lebih dari teman, saat kata rindumu masih ku dengar dari bibir tipismu. Kehadiranmu bagai aktor drama yang kutunggu-tunggu kemunculannya.Aku masih saja memperhatikan nomor handphonemu,menimbang-nimbang apakah aku harus mengirim sms duluan atau aku saja yang menunggumu? Ah .... tapi kamu terlalu sibuk,hanya untuk sekedar sms menanyakan kabarku.
Setelah kuputar ulang lagi rekaman otakku yang berisi tentangmu,aku mencoba untuk kembali mengingat perlakuan lembutmu dan perlakuan kasarnya . Aku mencoba mengingat kesabaranmu menghadapiku, aku mencoba menerka-nerka ucapanmu yang meredamkan amarahku, aku mencoba mengintip lagi usaha-usahamu yang mencoba membuat hubungan kita agar tidak berada di tempat. Bayanganmu berputar-putar di otakku, suaramu menusuk-nusuk telingaku.Aku benar-benar kecanduan masa lalu. Aku semakin sadar bahwa tidak seorangpun yang membuatku merasa berarti dan luar biasa selain kamu.Aku semakin yakin bahwa kamu adalah seseorang yang berusaha memperbaiki kesalahanku agar aku menjadi seseorang yang baru. kamu menerimaku lalu menjaga perasaanku,dia menerimaku lalu mencabik-cabik perasaanku.
kali ini aku tak merasa kantuk sama sekali,rasa kantuk itu benar-benar tidak berarti sampai aku menuliskan ini, sampai aku bisa menikmati hadirmu lewat tulisanku. Aku menyesal kenapa semua hal-hal indah seringkali tak bisa terulang? Aku frustasi, aku kebingungan,aku membutuhkan hadirmu,aku butuh kata rindumu. Dimana kamu? Kau tahu? semenjak kemarin aku mencarimu. Hubunganku dengannya di ujuk tanduk saat ini. Selamatkan aku ! bukan hubunganku.
untuk seseorang yang mungkin tidak pernah membaca tulisan ini
aku sangat merindukanmu
24july
Ingin rasanya kembali ke masa lalu, saat masih ada senyum mu yang menemaniku sampai aku tertidur pulas. Saat kamu masih menganggapku lebih dari teman, saat kata rindumu masih ku dengar dari bibir tipismu. Kehadiranmu bagai aktor drama yang kutunggu-tunggu kemunculannya.Aku masih saja memperhatikan nomor handphonemu,menimbang-nimbang apakah aku harus mengirim sms duluan atau aku saja yang menunggumu? Ah .... tapi kamu terlalu sibuk,hanya untuk sekedar sms menanyakan kabarku.
Setelah kuputar ulang lagi rekaman otakku yang berisi tentangmu,aku mencoba untuk kembali mengingat perlakuan lembutmu dan perlakuan kasarnya . Aku mencoba mengingat kesabaranmu menghadapiku, aku mencoba menerka-nerka ucapanmu yang meredamkan amarahku, aku mencoba mengintip lagi usaha-usahamu yang mencoba membuat hubungan kita agar tidak berada di tempat. Bayanganmu berputar-putar di otakku, suaramu menusuk-nusuk telingaku.Aku benar-benar kecanduan masa lalu. Aku semakin sadar bahwa tidak seorangpun yang membuatku merasa berarti dan luar biasa selain kamu.Aku semakin yakin bahwa kamu adalah seseorang yang berusaha memperbaiki kesalahanku agar aku menjadi seseorang yang baru. kamu menerimaku lalu menjaga perasaanku,dia menerimaku lalu mencabik-cabik perasaanku.
kali ini aku tak merasa kantuk sama sekali,rasa kantuk itu benar-benar tidak berarti sampai aku menuliskan ini, sampai aku bisa menikmati hadirmu lewat tulisanku. Aku menyesal kenapa semua hal-hal indah seringkali tak bisa terulang? Aku frustasi, aku kebingungan,aku membutuhkan hadirmu,aku butuh kata rindumu. Dimana kamu? Kau tahu? semenjak kemarin aku mencarimu. Hubunganku dengannya di ujuk tanduk saat ini. Selamatkan aku ! bukan hubunganku.
untuk seseorang yang mungkin tidak pernah membaca tulisan ini
aku sangat merindukanmu
24july
Langganan:
Postingan (Atom)

