Aku terkadang ingin semua pria sepertimu,memiliki sifat
sepertimu. Kalau ada aku mungkin tidak seperti ini. Air mataku pecah dedy
seketika,tapi dengan cara inilah aku menyebut diriku “ KANGEN”. Kapan kau ajari aku cara melupakanmu seperti
trik mu yang mampu melupakanku?
Derai air mataku tak berhenti mengalir,seluruh kenangan
tentang dirimu tergambar jelas di mataku.
Bagaimana bisa aku melupakanmu kalau
namamu juga masih selalu ku bicarakan dengan Tuhan dalam doaku?
Apakah ini di bilang KARMA? Karena dulu aku telah
menyia-nyiakan cintamu yang tulus? Karena aku telah mengecewakanmu? Maaf. Apa
ini yang kau pernah bilang kalau “ KAU AKAN MENYESAL MELEPASKANKU” right sayang
sekarang aku sangat menyesal sekarang atau tepatnya setelah kepergianmu.
Seandainya saja waktu bisa diputar kembali aku tidak akan
melakukan hal bodoh itu mungkin kau tetap disisiku. Aku merasa perempuan yang
paling bodoh
Aku juga menyebut diriku pelupa karena aku selalu lupa untuk
melupakan dirimu , aku juga menyebut diriku sebagai mesin penenun hujan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar